Rabu, 06 September 2017

GAME ALIEN SHOOTER 2 RELOADED GRATIS

Yups.... Walau sudah lama keluar, gak salah kan buat yang rindu game yang satu ini
ya biasa kita sebut game ALIEN SHOOTER.

Gak lama-lama ya berikut linknya
download alien shooter gratis disini

cara downloadnya pun gak susah, gak banyak pindah - pindah laman, ya langsung aja... ok sip
SELAMAT MENIKMATI KENANGAN MASA LALU...

Minggu, 10 Juni 2012

Dongeng anak dumai 2 :Gitar ajaib

Di suatu dusun tinggallah seorang pemuda miskin yang amat sangat papa kedana.kesehariannya adalah mencari kayu bakar di hutan,dan hasilnya di jual ke seorang Saudagar yang amat kaya.kayu itu di gunakan untuk membuat roti,yang konon katanya amat sedap sekali dan terkenal hingga ke luar dusun.banyak orang yang jauh-jauh datang hanya ingin membeli roti tersebut.sebenarnya rahasia kelezatan tersebut adalah pada pembakaran dan panas yang sempurna dari kayu Mahoni yang di beli dari pemuda miskin tersebut.
            Suatu hari,Nazri,demikian nama pemuda tersebut,mendapat pesanan supaya mencari kayu bakar Mahoni 60 ikat,karena pesanan roti demikian banyaknya.Saudagar tidak mau tau apapun caranya,Nazri harus mendapatkan kayu setiap hari lima puluh ikat banyaknya,jika tidak sampai maka harga kayu tersebut akan di hargai setengah harga saja,sehingga Nazri pun terpaksa mencari sebanyak pesanan Saudagar kaya tersebut.bagaimana tidak,karena semua Saudagar yang lain di larang membeli kayu Nazri oleh Saudagar kaya tadi,bila di terima maka akan mendapatkan perlakuan kasar dari centeng Saudagar kaya ini.
            Sudah hampir senja ttapi kayu yang di cari baru dapat empat puluh ikat saja,padahal Nazri harus mencari sebanyak  enam puluh ikat.Nazri mencari terus hingga ke tengah hutan,di sana ia melihat pohon Mahoni yang amat besar sekali,rindang dan banyak kayu rantingnya yang besar sudah mengering. Dengan rasa gembira,Nazri pun cepat-cepat beranjak ke pohon tersebut.segeralah ia mengambil parang dalam tas nya,namun ketika hendak mengayunkan ke ranting kering tersebut,Nazri mendengar suara memanggilnya.
“Hai anak muda ,apa yang akan engkau lakukan di sini??”
Nazri kebingungan,mencari-cari sumber suara tersebut,namun ia tak menemukan sebatang hidung pun manusia di sekitar pohon itu.Nazri mulai ketakutan.
“Siapakah yang memanggilku tadi?”mata Nazri tetap mencari-cari barangkali ada orang di sekitar situ.
“Engkau belum menjawab pertanyaan ku tadi,apa yang engkau lakukan di sini?”suara itu kembali muncul,seakan dekat,tetapi tak berwujud.
Dengan memberanikan diri Nazripun menjawab dengan suara keras,namun terbata-bata.
“Sa..saya di sini hendak mencari kayu bakar Mahoni ,tuk… si..siapakah datuk yang di sana bersuara?sa..saya tak melihat datuk ataupun sesiapa di sini…”
“Untuk apakah engkau mencari kayu bakar Mahoni,anak muda?”
“Untuk Saudagar roti,tuk.orang tua saya berhutang padanya,jadi balasannya setelah orang tua saya meninggal saya harus mencari kayu bakar Mahoni untuk melunasi hutang,dan saya hanya sedikit saja di beri upah,jika saya tak mencari kayu ini setiap hari maka saya akan bertambah banyak hutangnya,maaf tuk,siapakah datuk ini,dari tadi mata saya tak ada berjumpa sesiapa disini….!”.
“Kasihan kamu anak muda,setiap hari terpedaya oleh Saudagar roti itu,coba lihat di depan mu,aku adalah Raja Mahoni….!!”
Tanpa pikir panjang ,Nazri segera menoleh ke hadapan,betapa terkejutnya ia,hingga ia tanpa sadar terpelanting mundur,dan terjatuh,darahnya mengalir deras,jantungnya berdetak keras sekali,kakinya lemas,tak dapat lagi ia berlari,akhirnya ia pingsan.betapa ia melihat pohon Mahoni yang teramat besar tadi ternyata adalah Raja Mahoni,memiliki mata,hidung beserta mulut yang lebar.ia tak memperhatikan itu tadi karena saking girangnya menemukan ranting kering Mahoni yang berjuntai,yang dalam fikirannya hanyalah mendapatkan cukup enam puluh ikat.
            Lama juga Nazri tak sadarkan diri,dalam mimpinya ia memasuki sebuah istana yang amat besar sekali namun terlihat lengang,tak seorang pun ada di dalamnya,yang terlihat olehnya adalah semua tiang terbuat dari emas,lantainya dari keramik batuan pualam,indah dan serasi.namun yang paling menarik perhatiannya adalah singgasana yang unik,berasal dari kayu Mahoni,di selipkan dengan beribu mutiara menghiasinya,alasnya dari beludru yang lembut sekali.ingin rasanya ia menaiki singgasana tersebut,namun di urungkan niatnya,barangkali itu adalah benda keramat,lagi pula tak elok bila tanpa seizin yang punya,meski tak melihat tapi Tuhan yang esa melihat.
            Nazri mendekati singgasana tersebut,betapa takjubnya ia melihat singgasana tersebut.dalam ke asyikan mengagumi singgasana itu,tiba-tiba muncul seorang yang amat rupawan parasnya,mengenakan pakaian yang amat indah,bak Raja,barangkali mungkin orang itu adalah Rajanya.Nazri kembali mental ke belakang karena amat terkejut,dan terjatuh untuk yang kedua kalinya.ia pun segera di tolong oleh dua orang yang berpakaian bak hulubalang Raja.semakin takut dan terkejutlah Nazri.setelah berdiri di lihatnya sekeliling,ternyata ramai sekali orang-orang yang rupawan,bagai pembesar-pembesar keRajaan tengah duduk di kursi masing-masing.Nazri amat terperanjat karena tadi tiada seorang pun ada di dalamnya,tapi sekarang dengan tiba-tiba pula sudah banyak orang di sana.tanpa pikir panjang Nazri pun bersujud mohon ampun kepada Raja,yang ia tidak ketahui.
“A..A…Ampunkan hamba tuanku,hamba telah lancang masuk ke dalam istana tuanku.hamba tiada niat untuk berbuat buruk di istana ini,tapi hamba tiba-tiba berada di sini.hamba Cuma pencari kayu bakar Mahoni buat membayar hutang dan kebutuhan hamba,mohon ampuni hamba tuanku……”.
“Ha..ha..ha..,Bangunlah anak muda,tiada bersalah kamu berada di sini,bangunlah…!!”.
“Ampun tuanku,sembah patik harap di ampun,”.
Nazri lantas berdiri,lalu di sodorkan kepada dirinya kursi oleh punggawa keRajaan.maka duduklah Nazri di sana.
Dengan suara berwibawa,orang yang duduk di singgasana memulai pembicaraannya.ia ternyata memang seorang Raja,tapi Nazri tak pernah tau ada di keRajaan manakah dirinya berada.
“Wahai anak muda,siapakah namamu??”
“hamba bernama Nazri,tuanku”.
“Beta memang sengaja mengundang engkau wahai anak muda,di karenakan engkau adalah seorang muda yang tabah ,jujur dan berhati mulya.tahukah engkau wahai anak muda,siapakah beta?”
“ampun tuanku,hamba tidaklah pandai,hamba hanyalah seorang yang tak ada berilmu dan tiada pula berbahasa,mohon ampun jika hamba tidak mengetahui siapakah tuanku ini”.demikian jawaban Nazri.
“Beta adalah Raja Mahoni,yang engkau temui pertamanya berwujud pohon besar yang akan engkau ambil rantingku yang sudah kering.”
“Ampun Tuanku,hamba tidaklah tau jika itu adalah tuanku Raja Mahoni,maafkan hamba tuanku,karena kebodohan hamba yang hampir menebas ranting tuanku.”Nazri pun menunduk,terbayang akan hukuman yang akan di terima karena berani hendak memotong ranting Mahoni yang tak lain dan tak bukan adalah seorang Raja yang amat gagah perkasa.
“Engkau tidak perlu berakut-takut kepada kami,justru beta ingin mengucapkan terima kasih karena engkau telah mengambil ranting kami yang telah kering,sehingga kami terlihat bersih seperti ini dan tiada pula merusak pohon Mahoni,oleh sebab itu di karenakan anak muda juga seorang yang berhati mulia,maka beta berikan hadiah sebuah alat Musik,penghilang kesedihan,dan petiklah gitar ini bila engkau membutuhkan sesuatu yang engkau inginkan,tapi ingat,janganlah engkau berlaku sombong,bantulah orang yang di landa musibah.sesungguhnya bila kamu tinggi hati maka akan merugilah dirimu sendiri,dan gitar ini taklah lagi memliki manfaat,selain hanya untuk berhibur diri,ambillah gitar ini,bawalah pulang.satu lagi pesan beta,apapun itu,bila tiada seizing Tuhan yang Maha kuasa maka tiadalah akan menjadi sesuatu itu.tetaplah selalu bersyukur kepada Tuhan yang Maha Agung.”
“terimakasih,wahai tuanku Raja Mahoni,tiada terbalaskan budi baik tuanku hingga akhir masa,hamba akan selalu ingat nasehat dan pesan tuanku hingga waktu yang hamba tidak bisa tentukan,mohon ampun tuanku.”
“Baguslah jika anak muda berkata seperti itu,beta berasa lega,ambilah ini gitar Mahoni.”
Nazri lalu bangkit  dan mengambil gitar pemberian Raja Mahoni tersebut,bersamaan Nazri mengambil gitar itu,maka tiba-tiba keRajaan tadi sirna,yang ada hanyalah sebuah gubuk reot,yang tak ayal dan tak lain adalah rumahnya sendiri.namun gitar masih di tangan,bagaikan mimpi ia menerima gitar Mahoni ini.
            Ketika kesadaran Nazri kembali,ia teringat akan pesanan kayu Mahoni Saudagar roti,ia takut bila tak mencukupi enam puluh ikat maka ia tiada akan mendapat upah untuk makan hari ini.bergegas Nazri keluar dari rumah hendak mengambil kayu Mahoni yang berada di hutan tadi,tapi keajaiban terjadi,kayu Mahoni sudah ada di depan rumahnya,setelah di hitung enampuluh ikat jumlahnya,betapa girang Nazri melihat akan hal ini.
“Subhanallah,Maha Suci engkau ya Tuhanku yang telah memberikan hamba kemudahan ini semua.”Demikian Nazri bergumam dalam hatinya.
            Bergegas Nazri membawa kayu tersebut kepada Saudagar roti,dan setelah mendapat kan upah setelah di potong hutang Nazri pulang ,ia segera mengambil gitar,ia tak sabar ingin mencoba  gitar itu.Dengan rasa lapar ia memetik gitar itu,merdu sekali suara gitar itu,sehingga semua binatang yang ada di sana diam terpaku.setelah selesai memetik gitar,Nazri bermaksud membeli makanan untuk mengganjal laparnya,tapi niat itu di batalkan,baru saja hendak berdiri,ia melihat makanan yang sangat lezat sekali,segera ia makan dengan lahap,anehnya tiada habis meski sudah di makan oleh Nazri.tanpa pikir panjang Nazri membawa makanan itu dan di bungkus lalu di berikan kepada orang-orang yang senasib dengannya,mereka makan lahap sekali,dan berterima kasih kepada Nazri.
“Terima kasih anak muda,makanan ini begitu lezatnya,tak pernah kami makan makanan yang selezat ini,trimakasih Nazri….”
“Ah,tak usahlah kamu semua berterima kasih kepada ku,karena izki ini datangnya dari Allah buat kamu semua,namun melalui tangan ku.”Tangkis Nazri.
“Alangkah berbudinya engkau anak muda,semoga engkau akan slalu hidup bahagia.”
“Amiiiiin,Insya Allah.Terimakasih kembali do’anya.”Nazri pun bergegas kembali ke hutan seperti biasa mencari kayu bakar Mahoni.
            Alkisah,Saudagar roti tempat Nazri menjual kayu mempunyai seorang anak gadis yang sangat sangat jelita,kulitnya putih,tuturnya lembut,berbeda sekali dengan ayahnya yang kasar dan kejam,namun amat penyayang terhadap putri satu-satunya itu.juwita nama ank Saudagar roti ini.banyak pemuda yang tergila-gila akan putri Saudagar ini,namun ayahnya tiada ingin menikahkan kepada selain kepada seorang pangeran atau Raja.sebenarnya putri Saudagar ini ada menaruh hati kepada Nazri,ia tertarik akan kebaikannya,kejujuran,serta ketaatannya beribadah.meski kumal,Nazri sebenarnya tampan jika di pelihara badannya,hidung mancung dan kekar.
            Di suatu perjalanan mencari kayu bakar,Nazri bertemu seorang yang luka parah,konon orang tersebut berasal dari Negara angin topan,yang di kuasai oleh Raja kelana.Raja ini memerintah dengan adil,namun sayang tidak memiliki keturunan.hingga pada suatu hari terjadi musibah,negaranya di hancurkan oleh burung elang raksasa,ada tujuh ekor jumlahnya,banyak orang telah mati karenanya.musibah ini bermula ketika serombongan pemburu mengambil telur-telur elang ini.telur itu mereka masak lalu mereka makabn bersama-sama,sambil mengadakan pesta.tapi setelah sekitar sehari setelahnya,musibah elang raksasa mengamuk pun terjadi.dalam waktu tiga hari saja hampir semua negeri hancur.Raja amat ketakutan,dan meminta siapa saja yang sanggup menaklukan elang itu akan menjadi anaknya,dan pewaris keRajaan.
            Hari berganti hari,namun elang itu semakin ganas,tiada seorangpun mampu menaklukan elang itu,termasuk yang berjumpa dengan Nazri di perjalanan tadi,ia baru saja berkelahi dan di cakar,di bawa terbang lalu di campakkan entah kemana,hingga ia bertemu Nazri.Nazri pun kasihan lalu mencarikan obat,berupa dedaunan,lalu dengan membaca nama Allah ia bergitar supaya obat inni mujarab.dan dengan izin Tuhan yang Maha kuasa,sembuhlah orang luka tadi,Nazri bertanya kepadanya,
“Wahai kisanak,di manakah negeri angin topan itu?”
“tak seberapa jauh dari sini,anak muda,tapi janganlah engkau kesana karena suasana amat mematikan,lebih baik ank muda tetap disini.”Pinta orang tadi kepada Nazri
“tapi,kisanak,saya kasihan akan penduduk di negeri angin topan,jika tiada yang menghentikan elang-elang raksasa itu,mau berapa lagi korban yang akan berjatuhan,berapa orang lagi anak yang kehlangan orang tua seperti saya ini?”terang Nazri,matanya menatap tajam pada orang tadi.
“Baiklah jika itu niatmu,aku berdo’a semoga engkau berhasil menaklukan raksasa itu.”
            Keesok harinya Nazri berangkat setelah berpamitan dahulu dengan orang yang baru di kenalnya.dengan berbekal gitar Mahoni ajaib ia pun berangkat.dengan sekali petik pada gitar Mahoni sampailah Nazri di negeri angin topan.betapa kasihannya ia melihat mayat bergelimpangan,anak-anak,orang tua,tak dikenal umur.rumah-rumah berserakan tinggal puingnya.
            Pada senja hari ,Nazri menemui Raja kelana,dan meminta izin untuk menghentikan serangan elang-elang raksasa itu.Raja kelana pun merestui,tak berapa lama berselang elang-elang itu datang,menghancurkan kota.dengan tenang Nazri memetik gitar ajaibnya sambil bernyanyi.meski agak terbata-bata dan tiada irama,ia pun bernyanyi
Satu dua sya’ir ia lantunkan

Hai makhluk nan perkasa
Sudahilah murkamu,maafkanlah kami ini yang tak pernah tau
Wahai makhluk bermata tajam
Tolonglah kau berhenti menjadi pembunuh,meski kau makhluk pemangsa
Kembalilah kau pada keseimbangan
Menjadi makhluk manis nan bersahabat

Setelah ia selesai bernyanyi maka berkumpulah elang raksasa yang berjumlah tujuh ekor tadi mendekati Nazri,hampir saja ia lari ketakutan.namun ia yakin,karena ia tengah menolong orang yang terlanda musibah,maka ia serahkan dirinya bulat-bulat kepada sang pencipta.di luar dugaannya,elang tadi mendekat dan berkata,
“Baiklah,anak muda,kami akan menjadi sahabat manusia,tetapi jika nanti habitat kami di ganggu maka kami tak akan segan mengganggu hidup manusia.”
“Baiklah,kami berjanji atas nama manusia saya berjanji tidak akan mengganggu habitat kalian,”
            Melihat akan hal itu penduduk terkagum-kagum melihatnya,mereka memuji keberanian dan kehebatan Nazri,tetapi Nazri menolak di puji,karena semua itu adalah izin Allah.Raja kelana terkagum-kagum akan keluhuran Nazri,maka di hadapan rakyatnya yang tersisa,Raja kelana mengangkat Nazri sebagai anaknya,sebagai pangeran dan penerus kekuasaan.semua rakyat bergembira akan hal itu.
            Singkat cerita,Nazri yang tak pernah menyangka hidupnya yang sebatangkara dan menderita bisa seperti ini ,menjadi seorang penerus Raja.ia tak hentinya bersyukur kepada Allah swt.setelah beberapa lam tinggal di istana Raja kelana,Nazri yang kini bergelar pangeran ahmad sidiqin,berpamitan pulang ke desanya.ia ingin meminang pujaan hatinya,seorang anak dari Saudagar roti yang biasanya memperlakukannya sebagai budak.bak gayung bersambut,Nazri menikah dengan putri juwita,dan hidup bahagia.sedangkan Saudagar roti tidak lagi menjadi Saudagar yang kejam,ia sekarang lebih banyak beribadah kepada sang pencipta.
            Selang beberapa tahun,Raja kelana wafat,dan di gantikan oleh Nazri,pangeran ahmad sidiqin.rakyat pun menjadi makmur karena Rajanya adalah amat penyayang dan perhatian kepada rakyatnya.adapun gitar ajaibnya menghilang sendiri setelah Nazri menjadi Raja,untuk itu,Nazri membuat gitar tiruan,namun hanya sebatas sebagai alat Musik hiburan.demikian lah bila segala sesuatu cobaan menimpa kita hendaklah kita tetap ikhlas dan tetap bersyukur.   
                            
   [pengarang.agus darmawan ]

dongeng anak dumai : Sultan agung adipura gemilang


Pada zaman dahulu kala ada sebuah kerajaan di Sumatra,kerajaan ini di kenal hingga ke seluruh daerah kerajaan di Sumatra,kerajaan begagu namanya.kerajaan ini di perintahkan oleh seorang raja yang adil dan bijaksana,Tuanku Sultan baharu syah alam namanya.Sultan baharu syah alam memiliki dua orang anak,yang sulung seorang gadis yang amat sangat jelita,ianya bernama putri mayangsuri, dan yang kedua adalah seorang Pangeran yang gagah perkasa,sakti mandra guna, ia bernama Pangeran Syah Adipura,kedua anak Sultan ini amat bijaksana pula,seperti ayahanda mereka,Sultan baharu syah alam.
            Sultan baharu syah alam kini telah berusia lanjut,ia berancana berhajimenjelang tutup usianya,Sultan bermaksud memberikan tahta kepada anaknda tercintanya,Pangeran Syah Adipura,karena telah layak memerintah negeri begagu,namun sebelum berhaji Sultan ingin bermusyawarat dengan Pangeran Syah Adipura untuk memastikan kesediaan dan kemantapan Pangeran Syah Adipura dalam memimpin negeri begagu.
            Keesok harinya ,Sultan baharu syah alam merencanakan pergi ke istana Pangeran untuk menemui Pangeran,Sultan memerintahkan kepada Pangeran tercintanya untuk menggantikan tahtanya sementara Sultan pergi berhaji.
“Anaknda,Pangeran Syah Adipura,beta berencana hendak berhaji ke negeri arab,selama ini beta tidaklah pernah melakukan haji,asyik kepada dunia sahaja memerintah negeri ini,lagi pula usia beta sudah hampir senja,jadi beta rasa tak ada kesempatan lagi beta,bila niat ini beta undur,”
“Ayahnda,bila ayahnda pergi berhaji siapakah yang akan memimpin negeri begagu ini?”
Dengan senyum ringan,Sultan menepuk bahu Pangeran Syah Adipura
“anaknda,engkaupun telah besar panjang ,berbahasa,dan bijak pula,beta serahkan negeri ini kepada anaknda buat sementara waktu,menjelang beta berhaji”.“…Tapi ayahnda……”
“Beta percaya akan kebolehan engkau,nanti engkau akan di bantu datuk bendahara sahpuddin,beliau ahli dalam hal mengurus negeri ini,belajarlah engkau dengan beliau,dan satu lagi,jagalah kakak mu Putri mayang suri,beta berharap engkau taklah keberatan..”.
“Meski berat hati hamba ,hamba tak berani menolak keinginan Tuanku Sultan”.kata Pangeran tertunduk lesu.
“engkau tak boleh berkata dengan berat hati,karena  apabila memimpin dengan berat hati maka negeri ini akan menjadi buruk padahnya”.
“Maafkan hamba ,Sultan.baiklah hamba akan dengan senang hati menerima titah Sultan”.
            Keesok harinya Sultan berangkat berhaji menggunakan kapal laut yang amat megah,kebesaran negeri begagu,dengan di hantar oleh pembesar negeri tak lupa pula Pangeran dan putri melepas kepergian Sultan baharu syah alam.dengan rasa haru dan air mata mereka melambaikan tangan.

Sekembalinya di istana ,Pangeran Syah Adipura segera mempersiapkan rapat besar menentukan tugas pembesar negeri,dengan di bantu datuk bendahara, tampaklah disana betapa bijak dan berwibawanya Pangeran mengenakan pakaian Sultan,gaya bicaranya elok,tatapan matanya tajam,betapa semua pembesar terkesima akan Pangeran.setelah rapat pembagian tugas selesai,maka pembesar negeri pun meninggalkan aula kerajaan.
            Hari berganti hari,bulan berganti bulan tak terasa Pangeran hamper dua tahun memerintahkan negeri begagu,semua berjalan dengan lancar ,rakyat bahagia memiliki Pangeran seperti Pangeran Syah Adipura,keamanan terjamin,keadaan rakyat pun makmur.di bawah pemerintahan Pangeran kawasan perdagangan laut maupun darat sangat ramai dan semarak,pertanian pun meningkat,tak ayal lagi,menjadi tersohorlah negeri begagu di seantero nusantara,hal ini pun terkabar kepada Sultan baharu syah alam yang sedang berhaji di negeri arab bersama permaisuri,Sultan pun puas dengan kabar ini.Sultan pun berencana akan pulang ke negeri begagu,sudah lama Sultan di tanah arab,hingga rindu kepada negerinya ,terutama kedua anaknya.
            Alkisah keagungan Pangeran sampailah ke negeri tapakraja di Kalimantan.kerajaan ini terkenal dengan kesaktian para prajuritnya ,mereka dengan semena-mena merampas harta rakyatnya bahkan hingga ke negeri teangganya hanya untuk berfoya-foya,namun karena kerajaan tetangganya lemah maka tak berani melawan kekuatan pasukan prajurit kerajaan tapakraja yang terkenal sadis dan kejam.Sultan dari negeri tapakraja adalah Sultan  bakahuni,raja yang sama seperti prajuritnya,kejam dan sadis.keagungan negeri begagu membuat nafsu Sultan bakahuni membara untuk menguasai semua kekayaan dan negeri begagu.
pada suatu tengah hari Sultan bakahuni melakukan pembicaraan dengan seorang laksamana yang teramat sakti dan tinggi ilmunya,seorang laksamana yang sangat di takuti  oleh musuh-musuh negeri tapakraja.
“wahai laksamana,apa pendapat engkau bila beta ingin menguasai negeri begagu?”Tanya Sultan kepada laksamana dengan penuh harap dan nafsu.
“ampun Tuanku ,beribu ampun.hemat patik,tak ada salahnya Tuanku bila berkenan dengan negeri begagu yang luar biasa makmur dan moleknya”.
“Apakah ada penghalang yang akan menghadang kita bila menyerang mereka?”Tanya Sultan penasaran.
“Hemat patik,Negeri begagu adalah Negara yang amat banyak sekutunya,yang bila masa saja membantu,karena Sultan mereka amatlah ramah dan sopan santun,banyak negeri lain suka buat menolongnya,termasuk juga negeri Melaka”.terang laksamana dengan seksama.
“oh,amat sukar ternyata kiranya beta hendak menguasai negeri begagu,apakah tak ada cara lain untuk menguasai negeri molek itu,laksamana?”Tanya Sultan hamper putus asa.
“Ampun Tuanku,Patik rasa ada…..!!!”
“Apakah itu Laksamana???,lekas beri tahu beta..!!”Tanya Sultan tak sabar.
“Tapi Tuanku,Patik tak rasa ini akan berhasil…. “
“Cepat katakanlah saja,beta sudah tak sabar ingin tahu…”
“negeri begagu mempunyai dua mutiara yang amat bersinar cahayanya.Tuanku ambil salah satu mutiara tersebut,seorang putri yang amat molek kecantikan dan kebijaksanaan,serta keramahanny, mayang suri namanya.hemat patik,Tuanku bisa mempersunting Putri mayangsuri,setelah menjadi istri,Tuanku bisa leluasa menguasai negeri begagu,Ampun Tuanku…”.
“..Yah,bagus sekali fikiran engkau,beta tak pernah terfikir akan hal itu.hai,laksamana,besok sediakan segala sesuatu untuk meminang Putri mayangsuri,beta sudah tiada punya kesabaran akan ini.ha..ha..ha..,Begagu tak lama lagi engkau akan ada di genggaman tangan ku….ha..ha..ha…!!!”
“Baik yang mulia,Patik mohon diri….!!!”
            Sementara itu terkisah pula bahwa Putri mayang suri telah pun bertunangan dengan Pangeran gagah perkasa dan berbudi bahasa dari negeri Melaka,dan kini telah genap usia 6 bulan pertunangan Putri dengan Pangeran Melaka.sesampai di negeri begagu ,laksamana negeri tapakraja mengutarakan permintaan pertunangan antara Sultan bakahuni dengan Putri mayang suri,akan tetapi pinangan ini di tolak oleh Pangeran Syah Adipura,di karenakan Putri  mayang suri telahpun bertunangan dengan Pangeran dari Melaka.
“Maafkan beta wahai laksamana negeri tapakraja,niat baik Sultan bakahuni telahpun datang,tapi terlambat beberapa saat saja.kakanda Putri mayangsuri telahpun menerima pinangan Pangeran dari Melaka ,sudah genap enam bulan lamanya mereka bertunangan”.Kata Pangeran menjelaskan.
“ampun yang mulia,Pangeran Syah Adipura.apakah tak ada cara lain supaya Sultan kami memperistri Putri dapat terkabul,sebab bila pinangan ini tertolak Sultan akan murka??”Tanya laksamana putus asa.
“beta rasa tak ada cara lain,karena kakanda mayangsuri telah pun sama-sama suka dengan Pangeran Melaka.”tegas Pangeran.
“Baiklah kalau begitu,patik mohon diri,dan menyampaikan kabar ini kepada Sultan.”jelas laksamana sembari menghatur sembah mohon pamit.Pangeranpun memerintahkan agar rombongan laksamana di kawalkan hingga tepian dermaga.
            Setelah sekembalinya laksamana di negeri tapak raja,Sultan amatlah murka ,karena niatnya tak kesampaian untuk melamar Putri mayangsuri,Sultan merasa tercoreng namanya ,karena selama ini apa yang di ingin selalu di dapatkan.akhirnya keputusanpun di tetapkan,dengan nafsu menguasai negeri begagu serta di tambah dendam dengan negeri begagu,Sultan bakahuni memerintahkan seluruh pasukan menggempur negeri begagu,semua pasukan bersorak gembira,karena sudah lama pula mereka tidak merasakan peperangan yang besar.tanpa berlama waktu mereka pun berangkat ke negeri begagu.
            Sementara itu Sultan baharu syah alam telah sampai ke negeri begagu,Sultan telah selesai melaksanakan haji.Sultan amat bangga dengan Pangeran karena semua rakyat hidup lebih makmur,akan halnya Pangeran setelah Sultan baharu tiba,ia ingin berkelana sejenak melepaskan kepenatan selama menggantikan Sultan baharu,ia pun berencana menggebara ke suatu daerah buat menenangkan fikiran.setelah mendapatkan restu,Pangeran berangkat lah menggembara,tanpa pengawal,dan berpakaian biasa sahaja.tak lupa keris pusakanya di selipkan di pinggang.
            Ketika penduduk negeri begagu tengah melaksanakan aktifitas kesehariannya,tiba-tiba munculah pasukan negeri tapak raja menyerang penduduk,tanpa perlawanan penduduk banyak yang mati,anak gadis di perkosa lalu di bunuh,harta di rampas.tak selang dua bulan menjadi mencekamlah negeri begagu.pasukan tapakraja telahpun memasuki istana,para pembesar pun telah di bunuh pula serta menculik Putri mayang suri,sedangkan Sultan baharu syah alam yang telah tua di bunuh oleh Sultan bakahuni.kini semua sah sudah negeri begagu di kuasai Sultan bakahuni dan pasukannya.Sultan bakahuni mengancam akan membunuh Putri mayangsuri bila Negara lain sedia membantu negeri begagu.
            Di lain tempat Pangeran syah adipura tengah di sebuah perkampungan negeri kasuari,ia bercocok tanam di sana,ia bertemu dengan seorang gadis kampong yang amat jelita nan berbudi bahasa,Pangeran pun berkenan memperistri gadis tersebut,tanpa terbongkar identitasnya bahwa ia seorang Pangeran.mereka hidup bahagia di sana.hingga pada suatu hari setelah semua tersiapkan,Pangeran berencana pulang ke negeri begagu yang telah lama ia tinggalkan,setelah tepat pada harinya berangkatlah Pangeran beserta istrinya ke negeri begagu,dan alangkah terkejutnya panmgeran setelah sampai di negerinya,karena semuanya telah berubah sepi sekali,rumah-rumah tinggal puing-puing,semua penduduk tersa takut bila keluar rumah.
            Bertanyalah Pangeran kepada pedagang yang sepi pembeliny.
“Wahai tuan,apakah yang terjadi dengan negeri ini,hingga amat sepi dan mencekam?”selidik Pangeran.
“Apakah tuan tidak tahu?semua ini angkara dari Sultan bakahuni yang kejam itu,setelah niatnya hendak menguasai negeri ini dengan memperistri Putri mayangsuri gagal,ia pun menyerang negeri ini,dan membunuh Sultan dan mnculik Putri mayangsuri,”
“…A..Apa??,Sultan telah di bunuh??apakah takk ada negeri sekutu membantu??”
“Benar tuan,Sultan telah di bunuh,dan pembunuhnya adalah Sultan bakahuni sendiri,sedangkan sekutu tak membantu karena Putri akan di bunuh pula bila mereka menolong negeri ini.”
“jadi ,Putri masih hidup??dan dimanakah ia berada??”Tanya Pangeran penuh pengharapan.
“Benar tuan,Putri masihlah hidup dan di kurung di dalam istana,harapan kami hanyalah dari Pangeran yang tengah menggembara untuk menolong kami semua.tapi siapakah tuan hamba ini?,sepertinya tuan hamba tak asing di mata saya.”Tanya pedagang penasaran.
“Hamba adalah putra dari Sultan baharu syah alam,adik dari Putri mayang suri,wahai tuan hamba,hamba titip istri hamba,hamba ingin membalas dendam kepada Sultan bakahuni,”terang Pangeran.
Semua tercerngang,bahkan istri Pangeran sendiri tak tau bila suaminya adalah seorang Pangeran yang  amat termasyhur kebijaksanaannya,serta berbudi luhur.
“Kanda,hati-hati,dinda tak ingin kehilangan kanda.”seraya berlarilah istri Pangeran memeluk dan mencium Pangeran.
“insya Allah dinda,bila kanda di jalan benar Allah pasti membantu,selamat tinggal dinda.wahai tuan hamba jagakanlah elok-elok istri hamba.”
            Tak lama sampai lah Pangeran di istana,dengan kesaktiannya dengan mudah mengalahkan prajurit penjaga,dan masuk ke dalam istana,pertama ia temukan adalah laksamana yang dahulu mengantar pinangan.mereka pun adu tenaga,tak berapa lama menancaplah keris pusaka Pangeran tepat di jantung laksamana,tewaslah seketika itu laksamana yang amat di takuti itu,melihat akan hal itu sebagian para prajurit mundur dan menyerah kepada Pangeran,serta berballik ikut membantu Pangeran membunuh prajurit lain yang menentang Pangeran.akhirnya bersualah Pangeran dengan Sultan bakahuni,dengan penuh dendam yang berkobar teringat akn ayahnda yang telah di bunuh Sultan bakahuni maka Pangeran segera beraksi.
            Lama juga mereka mengadu tenaga,saling melenting,menikam menerjang dan beradu tenaga dalam.di kesempatan itu lengan Pangeran terkena keris Sultan bakahuni dan terjatuh,melihat itu Sultan bakahuni pun girang.
“Ha..ha..ha… Nyawamu sekarang ada di tanganku,engkau sudah tidak ada kekuatan lagi.setelah rakyatmu,ayahmu,kini engkau yang akan beta lenyapkan dari dunia,ha..ha..ha..ha…”gelaknya terdengar amat keras sekali.
“Hai manusia laknat,bertobatlah engkau kepada Allah,sebelum nyawamu di lenyapkan.nyawaku tidaklah di tangan mu,tapi di tangan tuhanku,…..”teriak Pangeran penuh amarah.setelah berkata demikian di lemparlah keris pusakanya,dengan izin Allah tertancaplah di  hati Sultan bakahuni,darah bercucuran menyembur keluar,demikianlah akhirnya nyawa Sultan jahanam tersebut,tewas menggelepar.Pangeran mengucapkan puji syukur kepada tuhan yang maha kuasa.
            Berita kemenangan Pangeranpun di sambut gembira oleh rakyat dan seluruh negeri sekutu serta negeri jajahan tapakraja.sekarang semua terbebas dari kekejaman Sultan bakahuni dan anteknya.semua ini ingin di rayakan dengan pesta besar,namun Pangeran melarangnya karena hanya akan mubazir,lebih baik di gunakan membangun negeri semula,semuapun setuju.
            Kini negeri begagu kembali pada masa jayanya,di bawah pimpinan Pangeran syah adipura,rakyat sejah tera dan tentram.Pangeran syah adipura sendiri setelah bertahta bergelar Tuanku Sultan agung adipura gemilang,dan Putri mayang suri menikah dengan Pangeran Melaka,akhiornya semua kembali kepada kejayaan dan keemasan.

Cerita ini hanya fiktif,dan karangan belaka,
Di buat oleh agus darmawan

Minggu, 27 Mei 2012

gambar pemandangan,alam



 gambar di atas itu lukisan atau foto y??? tapi keren lo.....


Gambar ini merupakan gambar salju VS pinus,salah satu gambar favorit saya,enak kali ya di sana untuk refreshing........


nah ini dia sang penyejuk,bayangin aja kalau kita di sana . kira -kira tenang gx ya???